Analisis Otomatis Progres Pendataan

Sulawesi Selatan · Hari ke-4 dari 61 hari · Target Ideal 6,56% · Realisasi 1,82%
Status Total Pendataan
Progres total tertinggal jauh dari target
Realisasi Aktual Total
1,82%
Target Kumulatif Ideal Hari Ini
6,56%
Gap Total terhadap Target
-4,74%
Target Harian Dinamis Sisa
1,7224%
Tambahan Responden Total Dibutuhkan
166.364
Kebutuhan Responden Per Hari Sisa
60.495
Jumlah Kecamatan Prioritas Tinggi
294
Jumlah Kab/Kota Prioritas Tinggi
24
Narasi Otomatis

Berdasarkan data hari ke-4 pendataan, realisasi total Provinsi Sulawesi Selatan telah mencapai 1,82% dari total prelist. Target kumulatif ideal sampai hari ini adalah 6,56%, sehingga masih terdapat gap sebesar -4,74 poin persen. Dengan sisa waktu 57 hari, target harian dinamis yang perlu dicapai mulai hari berikutnya adalah 1,7224% per hari agar progres dapat mencapai 100% pada hari ke-61.

Indikator Risiko
Risiko Tinggi 90,74% kecamatan berstatus Prioritas Tinggi (294 dari 324 kecamatan)
Lebih dari separuh kecamatan berstatus Prioritas Tinggi. Perlu intervensi percepatan menyeluruh dan evaluasi kendala lapangan secara serius.
Kecamatan Paling Prioritas Ditindaklanjuti
No Kabupaten/Kota Kecamatan Prelist Responden Berhasil Persen Aktual Gap ke Target Tambahan Responden Dibutuhkan Kebutuhan Responden Per Hari Sisa Status Rekomendasi Tindakan
1 MAKASSAR BIRING KANAYA 75.213 1.398 1,86% -4,70% 3.536 1.295 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
2 GOWA SOMBA OPU 67.563 1.017 1,51% -5,05% 3.416 1.168 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
3 MAKASSAR TAMALATE 66.833 1.118 1,67% -4,89% 3.267 1.153 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
4 MAKASSAR RAPPOCINI 61.656 1.046 1,70% -4,86% 2.999 1.064 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
5 GOWA PALLANGGA 55.155 830 1,50% -5,06% 2.789 954 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
6 MAKASSAR MANGGALA 60.722 1.232 2,03% -4,53% 2.752 1.044 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
7 MAKASSAR PANAKKUKANG 59.637 1.228 2,06% -4,50% 2.685 1.025 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
8 MAKASSAR TALLO 49.386 638 1,29% -5,27% 2.602 856 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
9 MAKASSAR TAMALANREA 43.140 447 1,04% -5,52% 2.383 749 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
10 WAJO TEMPE 29.852 324 1,09% -5,47% 1.635 519 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
11 MAKASSAR MAKASSAR 35.437 800 2,26% -4,30% 1.525 608 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
12 BONE TANETE RIATTANG BARAT 24.942 224 0,90% -5,66% 1.413 434 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
13 GOWA BAJENG 29.652 548 1,85% -4,71% 1.398 511 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
14 PINRANG WATANG SAWITTO 21.974 103 0,47% -6,09% 1.339 384 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
15 BULUKUMBA GANTARANG 29.996 656 2,19% -4,37% 1.312 515 Prioritas Tinggi Segera evaluasi kendala lapangan, tambah ritme pendataan, dan prioritaskan alokasi petugas.
Kabupaten/Kota Paling Perlu Perhatian
No Kabupaten/Kota Jumlah Kecamatan Total Prelist Total Responden Persen Aktual Gap ke Target Tambahan Responden Dibutuhkan Kebutuhan Responden Per Hari Sisa Kecamatan Prioritas Tinggi Status Umum Rekomendasi
1 MAKASSAR 16 564.295 10.329 1,83% -4,73% 26.689 9.719 14 Prioritas Tinggi Perlu rapat evaluasi harian, identifikasi kecamatan tertinggal, dan dorong percepatan pendataan.
2 BONE 28 354.879 4.805 1,35% -5,21% 18.476 6.142 28 Prioritas Tinggi Perlu rapat evaluasi harian, identifikasi kecamatan tertinggal, dan dorong percepatan pendataan.
3 GOWA 19 328.679 6.690 2,04% -4,52% 14.872 5.649 13 Prioritas Tinggi Perlu rapat evaluasi harian, identifikasi kecamatan tertinggal, dan dorong percepatan pendataan.
4 PINRANG 12 155.897 1.376 0,88% -5,68% 8.851 2.711 12 Prioritas Tinggi Perlu rapat evaluasi harian, identifikasi kecamatan tertinggal, dan dorong percepatan pendataan.
5 WAJO 15 158.267 2.252 1,42% -5,14% 8.131 2.738 14 Prioritas Tinggi Perlu rapat evaluasi harian, identifikasi kecamatan tertinggal, dan dorong percepatan pendataan.
6 MAROS 15 152.751 2.924 1,91% -4,65% 7.097 2.629 12 Prioritas Tinggi Perlu rapat evaluasi harian, identifikasi kecamatan tertinggal, dan dorong percepatan pendataan.
7 PANGKAJENE DAN KEPULAUAN 14 149.996 2.955 1,97% -4,59% 6.885 2.580 13 Prioritas Tinggi Perlu rapat evaluasi harian, identifikasi kecamatan tertinggal, dan dorong percepatan pendataan.
8 BULUKUMBA 10 166.723 4.541 2,72% -3,84% 6.397 2.846 7 Prioritas Tinggi Perlu rapat evaluasi harian, identifikasi kecamatan tertinggal, dan dorong percepatan pendataan.
9 LUWU 22 133.554 2.374 1,78% -4,78% 6.388 2.302 22 Prioritas Tinggi Perlu rapat evaluasi harian, identifikasi kecamatan tertinggal, dan dorong percepatan pendataan.
10 SIDENRENG RAPPANG 11 117.515 1.601 1,36% -5,20% 6.108 2.034 11 Prioritas Tinggi Perlu rapat evaluasi harian, identifikasi kecamatan tertinggal, dan dorong percepatan pendataan.
Kesimpulan

Secara umum progres pendataan masih berada di bawah target kumulatif. Perlu percepatan khusus, terutama pada kecamatan dengan status Prioritas Tinggi.

Rekomendasi Tindak Lanjut Umum
  • Lakukan monitoring harian terhadap kecamatan dengan status Prioritas Tinggi.
  • Fokuskan supervisi pada wilayah dengan tambahan responden dibutuhkan terbesar.
  • Dorong PML/PPL menyusun target harian mikro sesuai kebutuhan responden per hari sisa.
  • Evaluasi kendala lapangan pada wilayah dengan progres sangat rendah.
  • Pastikan peningkatan kuantitas tetap diikuti pemeriksaan kualitas data.
  • Gunakan target harian dinamis sebagai acuan baru agar capaian 100% tetap tercapai pada hari ke-61.